Sketsa Taktis
Memahami Strategi, Membangun Kekuatan Bangsa
PERALATAN

Bedah Teknis Sistem Komando dan Kendali (C2) Kapal Perang Republik Indonesia Frigate (KRI FRE)

Bedah Teknis Sistem Komando dan Kendali (C2) Kapal Perang Republik Indonesia Frigate (KRI FRE)
Analisis mendalam terhadap Sistem Komando dan Kendali (Command and Control/C2) pada fregat modern KRI Raden Eddy Martadinata (KRI FRE-331). Sistem ini berpusat pada ruang Combat Information Center (CIC), yang berfungsi sebagai otak kapal. Prosedur operasional standar dimulai dengan integrasi data dari radar pencari udara Thales SMART-S Mk2, radar permukaan Reutech RSR210N, dan sistem sonar Thales Captas-2 ke dalam konsol multifungsi (MFC) yang terletak di setiap station operator. Data kemudian difusikan (data fusion) oleh sistem CMS (Combat Management System) Thales TACTICOS untuk menghasilkan gambar situasi taktis (tactical picture) yang disatukan. Tahap pengambilan keputusan melibatkan 'Weapon Engagement Sequence'. Misalnya, untuk ancaman udara, operator AAW (Anti-Air Warfare) akan mengusulkan target, yang kemudian harus disetujui oleh Combat Director sebelum dilimpahkan ke sistem kontrol tembak (Fire Control System) untuk dilock oleh radar penjejak Leonardo NA-25X. Hanya setelah 'Firing Authorized' dari Kapten atau perwira jaga, rudal Mistral atau MICA dapat diluncurkan. Sistem ini memungkinkan 'Loop Kendali Tempur' (Combat Control Loop) yang cepat, dari deteksi hingga penembakan, dalam hitungan menit.