BEDAH TAKTIK
Prajurit Marinir Asah Kemampuan Fast Rope untuk Operasi Berisiko Tinggi dalam Persiapan RIMPAC 2026
12 Juni 2026
Jakarta Selatan
5 views
Latihan fast rope merupakan teknik dasar untuk infiltrasi cepat pasukan dari helikopter ke daerah sasaran. Prosedur awal melibatkan prajurit yang berdiri di pintu helikopter dengan tali khusus yang telah diikatkan pada anchor point di dalam aircraft. Tali tersebut memiliki diameter tertentu untuk mengurangi swing dan memungkinkan kontrol descent. Prajurit harus memastikan harness dan glove sudah terpasang dengan benar sebelum memulai descent.
Teknik turun dilakukan dengan grip tangan tertentu: satu tangan digunakan sebagai brake hand untuk mengontrol kecepatan, sedangkan tangan lainnya sebagai guide hand. Prajurit melompat keluar dari helikopter dengan tubuh tegak, lalu mengontrol descent menggunakan teknik 'wrap and slide' di sekitar tali. Kecepatan turun diatur dengan tekanan tangan brake terhadap tali, dengan target waktu descent dari ketinggian 15-30 meter dalam hitungan detik.
Setelah mencapai ground, prajurit langsung melakukan release maneuver untuk melepaskan tali dan bergerak cepat ke formasi perimeter defense atau langsung melakukan assault terhadap target. Latihan ini sangat krusial untuk operasi seperti Close Quarter Battle (CQB), pembebasan sandera, atau penguasaan objek vital, dimana faktor kecepatan dan kejut adalah determinan. Di Sarana Mountaineering Cilandak, prajurit dilatih di tower simulasi dengan variasi ketinggian dan kondisi wind factor untuk membangun confidence dan physical readiness.